Copa Libertadores : Flamengo Menang Tipis 2-1 atas Estudiantes Usai Drama Kartu Merah dan Gol Akhir yang Menegangkan
Cairscore – Flamengo memastikan kemenangan 2-1 atas Estudiantes de La Plata pada leg pertama perempat final Copa Libertadores di Stadion Maracanã, Rabu malam, namun hasil itu diraih lewat proses yang jauh lebih tegang daripada yang terlihat di awal laga. Juara tiga kali kompetisi ini memulai pertandingan dengan ledakan cepat—hanya 16 detik setelah peluit kick-off Pedro memanfaatkan kesalahan pertahanan lawan untuk mengecoh kiper Fernando Muslera dan membawa tim tuan rumah unggul. Gol kilat itu langsung membangkitkan euforia suporter dan memberi tekanan psikologis besar kepada tim tamu Argentina.
Momentum Flamengo terus mengalir di menit-menit awal; permainan lebar dari sisi kiri menjadi senjata yang efektif, dan pada menit kedelapan Ayrton Lucas melepaskan umpan silang yang diselesaikan oleh Guillermo Varela. Gol itu membawa Flamengo unggul 2-0 dan mengesankan bahwa laga menjadi milik tim asuhan Filipe Luís. Sepanjang paruh pertama, Estudiantes berusaha keluar dari tekanan tetapi beberapa kali terlihat rapuh di lini belakang, sementara kiper Agustín Rossi beberapa kali diuji dan berperan penting agar skor tidak menjadi lebih buruk bagi Flamengo sebelum turun minum.
Babak kedua memperlihatkan kebangkitan karakter dari Estudiantes. Tim tamu mengubah tempo, mengalirkan bola lebih cepat di lini tengah dan menekan daerah pertahanan Flamengo, memaksa tuan rumah bekerja keras untuk mengendalikan ritme. Estudiantes kerap mengancam dengan serangan balik dan umpan diagonal yang berbahaya, walau ketidakakuratan pada sentuhan akhir membuat peluang mereka tidak langsung berbuah gol.
Drama semakin memuncak pada menit ke-82 ketika Gonzalo Plata menerima kartu kuning kedua sehingga dikartu merah dan harus meninggalkan lapangan. Keputusan itu seketika mengubah dinamika: dari posisi tertekan, Flamengo kini harus bermain dengan sepuluh pemain dan merawat keunggulan tipis yang mereka miliki. Kondisi ini memberi ruang bagi Estudiantes untuk menekan habis-habisan di sisa waktu, memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mendominasi penguasaan bola dan mencari celah di pertahanan tuan rumah.
Upaya gigih Estudiantes akhirnya membuahkan hasil pada injury time. Memanfaatkan serangan bertubi-tubi dan sebuah bola muntah di kotak penalti, Guido Carrillo dengan tenang menaklukkan Rossi pada menit ke-90, mengubah skor menjadi 2-1 dan menyisakan ketegangan besar menjelang leg kedua. Gol itu tidak hanya membuat atmosfir pertandingan berubah drastis—dari perayaan di tribun menjadi cemas di kalangan pendukung Flamengo—tetapi juga memastikan bahwa kedua tim akan melangkah ke Argentina dengan peluang masih sangat terbuka.
Kemenangan ini memberikan sedikit kelegaan bagi Flamengo karena mereka membawa keunggulan dua gol dari Rio, namun kartu merah dan gol di akhir laga meninggalkan tanda tanya soal ketahanan tim saat menghadapi tekanan berkepanjangan. Bagi Estudiantes, hasil ini memberi motivasi besar; mereka pulang ke La Plata dengan modal moral setelah menunjukkan kemampuan bangkit dan memanfaatkan momen krusial, sekaligus membawa harapan besar suporter bahwa semifinal masih bisa direbut pada leg kedua di stadion Jorge Luis Hirschi pada 25 September.
Secara taktik, laga ini memperlihatkan kontras antara agresivitas awal Flamengo yang mengandalkan transisi cepat dan serangan dari sayap, serta fleksibilitas Estudiantes yang mampu menyesuaikan strategi ketika tertinggal—meningkatkan intensitas pressing dan bermain lebih langsung ke kotak penalti lawan. Keputusan wasit dan kartu merah tentu menjadi titik balik yang menentukan; kedua pelatih sekarang harus meracik rencana ulang untuk pertemuan penentuan minggu depan. Flamengo perlu menata ulang pertahanan agar tidak lagi kebobolan pada situasi bola mati atau rebound, sementara Estudiantes harus mempertahankan agresivitasnya namun memperbaiki akurasi penyelesaian akhir untuk mengubah peluang menjadi gol di kandang sendiri.
Pertarungan kedua tim di leg kedua diprediksi akan berlangsung panas, dengan atmosfer stadion Jorge Luis Hirschi yang dikenal bergejolak—sebuah laga dimana cerita malam ini bisa berubah total. Flamengo membawa keuntungan tipis, namun drama kartu dan gol penggugah di menit-menit akhir membuat semuanya tetap seru dan tidak bisa diprediksi hingga peluit panjang kedua pertandingan nanti.
-
24 Dec 2025Nigeria Tundukkan Tanzania di Pembuka AFCON Meski Tumpul di Depan Gawang
-
23 Dec 2025Operasi Lutut Sukses, Neymar Bidik Piala Dunia 2026: Misi Comeback Sang Ikon Brasil
-
23 Dec 2025Dua Gol Brilian Morgan Rogers Tumbangkan Man United, Asa Gelar Villa Kian Menyala
-
23 Dec 2025Dembele Pecah Telur, PSG Menggulung Fontenay 4-0: Langkah Mantap ke 32 Besar Piala Prancis
-
23 Dec 2025Gyokeres Pecah Kebuntuan, Arsenal Rayakan Natal di Puncak Usai Tundukkan Everton 1-0
-
19 Dec 2025Dembele dan Bonmati Bertahta di Panggung FIFA 2025: Malam Peneguhan Dominasi Paris dan Barcelona
-
17 Dec 2025Drama Delapan Gol di Old Trafford: United Tiga Kali Unggul, Bournemouth Gagalkan Kemenangan dalam Laga 4-4
-
15 Dec 2025Haaland Brace: City Bungkam Palace 3-0, Perburuan Gelar Kian Memanas
-
15 Dec 2025Salah Kembali, Bikin Asis Penentu! Liverpool Jinakkan Brighton 2-0 di Tengah Badai Spekulasi
-
15 Dec 2025Brace Raphinha Angkat Barca! Menang 2-0 atas Osasuna, Keunggulan Puncak Melebar 7 Poin
HOT NEWS
TRENDING
#CAIRSCORE Cairbos Dua Gol Brilian Morgan Rogers Tumbangkan Man United, Asa Gelar Villa Kian Menyala Cairscore – Aston…
#CAIRSCORE Cairbos Dembele Pecah Telur, PSG Menggulung Fontenay 4-0: Langkah Mantap ke 32 Besar Piala Prancis Cairscore —…
#CAIRSCORE Cairbos Gyokeres Pecah Kebuntuan, Arsenal Rayakan Natal di Puncak Usai Tundukkan Everton 1-0 Cairscore — Arsenal memastikan diri…
#CAIRSCORE Cairbos Dembele dan Bonmati Bertahta di Panggung FIFA 2025: Malam Peneguhan Dominasi Paris dan Barcelona Cairscore –…
#CAIRSCORE Cairbos Drama Delapan Gol di Old Trafford: United Tiga Kali Unggul, Bournemouth Gagalkan Kemenangan dalam Laga 4-4 …
-
Kylian Mbappe Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru di Real Madrid
-
GOAT Messi, Pemegang Rekor Peraih Tropi Terbanyak
-
Premier League Musim 2024/2025 Segera Dimulai
-
Ballon d'Or 2024 Jatuh ke Tangan Rodri Menyisihkan Vinicius dan Bellingham
-
Gol Martinez di menit ke-112, Antarkan Argentina Menjadi Juara Copa Amerika 2024
-
Paris Saint-Germain Tumbang, Kemenangan Atletico Madrid di Menit-menit Terakhir Membuat PSG Tersingkir Dari 24 Besar
-
Harry Kane Membalas Kritikan Dengan Hat-trick dan Pecahkan Rekor Haaland di Bundesliga
-
Prancis Menyusul Mesir ke Semifinal Sepak Bola Olimpiade Paris 2024
-
Meriam London Menggasak Preston 3-0 Tanpa Balas di Piala Liga Inggris
-
Tottenham Buat Langkah Manchester City terhenti di Babak 16 besar Carabao Cup 2024/2025
-
Mbappe Akhirnya Mencetak Gol dan Membawa Real Madrid Unggul 2-0 Atas Real Betis
-
Ronaldo Mengisyaratkan Tanggal Pensiun, Setelah Mencetak 910 Gol Dalam Karirnya
-
Final Piala Presiden 2024, Arema FC Menantang Borneo FC
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Bali United Bertengger di Puncak Klasemen Liga 1 Setelah Kalahkan Persis Solo 3-0
-
Mbappe Kembali Gagal Eksekusi Penalti, Real Madrid Kalah 1-2 Kontra Bilbao
-
Menang Tipis 1-0 Atas Crystal Palace, Liverpool Bertengger Di Puncak Klasemen Premier League
-
Portugal Menang Tipis 2-1 Atas Kroasia, Ronaldo Capai Rekor 900 Gol
-
Piala Presiden 2024, Arema Kembali Raih Juara
-
Liga 1 Indonesia : Semen Padang Ambruk, Borneo FC Berjaya