Estevao Menari di Stamford Bridge: Gol Solo Sensasional Antar Chelsea Libas Barcelona 3-0
Cairscore — Chelsea yang tengah menanjak kembali menegaskan tren positif mereka di Eropa. Tuan rumah menundukkan Barcelona 3-0 di Stamford Bridge pada malam penuh intensitas dan drama kartu merah, dengan Estevao menjadi sorotan lewat gol solo memukau yang memenangkan “pertarungan generasi” melawan Lamine Yamal. Blaugrana harus menuntaskan laga dengan 10 pemain setelah kapten Ronald Araujo diusir wasit jelang jeda.
Laga ini dibingkai oleh sorotan terhadap dua talenta 18 tahun: Estevao di kubu Chelsea dan Yamal di pihak Barcelona. Jelang pertandingan, pelatih Chelsea Enzo Maresca menegaskan kepada para pemainnya agar mengabaikan perbandingan individual dan fokus pada rencana permainan. Di lapangan, pesan itu dieksekusi nyaris sempurna.
Chelsea langsung menekan sejak sepak mula. Enzo Fernandez sempat mencetak gol pada menit keempat, namun dianulir karena handball Wesley Fofana dalam prosesnya. Respon cepat datang dari Barcelona ketika Ferran Torres lepas berhadapan satu lawan satu dengan Robert Sanchez, tetapi penyelesaiannya melebar. Setelah fase saling menguji, tuan rumah kembali menggebrak: gol kedua Fernandez juga tak disahkan karena offside, sementara percobaan jarak jauh Pedro Neto melayang di atas mistar.
Tekanan beruntun akhirnya berbuah pada menit ke-27 melalui skema sepak pojok pendek. Umpan yang diarahkan ke kotak penalti memicu kemelut, dan dalam situasi panik Jules Kounde menceploskan bola ke gawang sendiri. Keunggulan itu mengubah dinamika: Chelsea makin percaya diri, Barcelona terdorong mengambil risiko.
Pukulan telak bagi tim tamu hadir beberapa saat sebelum turun minum. Araujo menerima kartu kuning kedua usai tekel terlambat terhadap Marc Cucurella, memaksa Barcelona bermain dengan 10 orang. Sejak momen itu, kontrol tempo lebih condong ke Chelsea yang tetap agresif tanpa kehilangan disiplin.
Sepuluh menit selepas jeda, Stamford Bridge meledak. Estevao menerima bola di sisi kanan, menggiring melewati dua bek dengan gocekan tajam sebelum melepaskan tembakan keras menundukkan Joan Garcia. Gol solo kelas dunia itu bukan hanya memperlebar keunggulan, melainkan juga memotong napas perlawanan Barcelona yang sudah pincang. Bagi Estevao, itu adalah gol ke-10 musim ini untuk klub dan negara—pencapaian impresif hanya beberapa bulan memasuki musim perdananya di London.
Di tengah gemuruh publik, sang winger Brasil mengakui betapa emosionalnya momen tersebut, terlebih dengan keluarganya hadir di stadion. “Saya benar-benar tak punya kata-kata untuk menggambarkan perasaan saat ini. Malam itu sungguh sempurna,” ujarnya kepada Amazon Prime. Ia menambahkan bahwa proses gol berlangsung “sangat cepat” dan terasa mengalir: menemukan ruang, menerobos, lalu menuntaskannya dengan tembakan telak. “Itu momen sangat spesial bagi karier saya. Saya berharap bisa mencetak lebih banyak lagi.”
Barcelona sesekali mencoba mencuri momentum, namun aliran serangan mereka teredam oleh blok menengah Chelsea yang rapi, pressing terukur untuk memutus jalur umpan, serta transisi negatif yang cepat setiap kali kehilangan bola. Perubahan struktur defensif Barcelona pasca-kartu merah membuat sisi sayap mereka rentan terhadap overload dan pergerakan diagonal pemain-pemain depan Chelsea.
Puncak kepastian kemenangan tiba pada menit ke-73. Liam Delap, yang masuk sebagai pemain pengganti, menyambar bola liar di depan gawang dan menuntaskannya dengan sepakan keras dari jarak dekat untuk mengunci skor 3-0. Gol itu menjadi validasi terhadap kedalaman skuad Maresca: dampak pemain dari bangku cadangan kembali menentukan.
Di sisi lain, Lamine Yamal—yang menjadi bahan perbandingan pra-pertandingan—kesulitan menemukan ruang dan ritme di bawah penjagaan ketat. Setelah gol Estevao, sorakan suportif untuk sang bintang Chelsea berubah menjadi ejekan terhadap Yamal dari tribun tuan rumah, yang memuncak saat ia ditarik keluar di penghujung laga.
Bagi Chelsea, kemenangan telak ini mempertegas kebangkitan mereka di Eropa. Tiga kemenangan dari lima laga awal fase liga Liga Champions menjaga mereka di jalur untuk finis di delapan besar—ambang yang memberikan tiket otomatis ke babak 16 besar dalam format baru kompetisi. Clean sheet juga menambah rapor positif lini belakang, sementara kontribusi pemain muda seperti Estevao dan Delap menunjukkan keseimbangan antara talenta, keberanian, dan eksekusi.
Barcelona, lima kali juara Eropa, pulang dengan banyak pekerjaan rumah. Start yang menjanjikan tak berlanjut, keputusan-keputusan kecil di sepertiga akhir merugikan, dan kartu merah Araujo mengubah peta laga. Tanpa ketajaman dan kontrol yang biasa mereka tampilkan, upaya mengejar ketertinggalan kandas di tembok kedisiplinan Chelsea.
Momentum Chelsea kini mengalir ke domestik. Duduk di posisi kedua klasemen Liga Premier, mereka bersiap menyambut pemuncak klasemen Arsenal akhir pekan ini dengan kepercayaan diri yang tengah memuncak. Jika performa seterstruktur dan setajam malam ini kembali hadir, The Blues punya modal kuat untuk terus menantang di dua medan sekaligus.
-
24 Dec 2025Nigeria Tundukkan Tanzania di Pembuka AFCON Meski Tumpul di Depan Gawang
-
23 Dec 2025Operasi Lutut Sukses, Neymar Bidik Piala Dunia 2026: Misi Comeback Sang Ikon Brasil
-
23 Dec 2025Dua Gol Brilian Morgan Rogers Tumbangkan Man United, Asa Gelar Villa Kian Menyala
-
23 Dec 2025Dembele Pecah Telur, PSG Menggulung Fontenay 4-0: Langkah Mantap ke 32 Besar Piala Prancis
-
23 Dec 2025Gyokeres Pecah Kebuntuan, Arsenal Rayakan Natal di Puncak Usai Tundukkan Everton 1-0
-
19 Dec 2025Dembele dan Bonmati Bertahta di Panggung FIFA 2025: Malam Peneguhan Dominasi Paris dan Barcelona
-
17 Dec 2025Drama Delapan Gol di Old Trafford: United Tiga Kali Unggul, Bournemouth Gagalkan Kemenangan dalam Laga 4-4
-
15 Dec 2025Haaland Brace: City Bungkam Palace 3-0, Perburuan Gelar Kian Memanas
-
15 Dec 2025Salah Kembali, Bikin Asis Penentu! Liverpool Jinakkan Brighton 2-0 di Tengah Badai Spekulasi
-
15 Dec 2025Brace Raphinha Angkat Barca! Menang 2-0 atas Osasuna, Keunggulan Puncak Melebar 7 Poin
HOT NEWS
TRENDING
#CAIRSCORE Cairbos Dua Gol Brilian Morgan Rogers Tumbangkan Man United, Asa Gelar Villa Kian Menyala Cairscore – Aston…
#CAIRSCORE Cairbos Dembele Pecah Telur, PSG Menggulung Fontenay 4-0: Langkah Mantap ke 32 Besar Piala Prancis Cairscore —…
#CAIRSCORE Cairbos Gyokeres Pecah Kebuntuan, Arsenal Rayakan Natal di Puncak Usai Tundukkan Everton 1-0 Cairscore — Arsenal memastikan diri…
#CAIRSCORE Cairbos Dembele dan Bonmati Bertahta di Panggung FIFA 2025: Malam Peneguhan Dominasi Paris dan Barcelona Cairscore –…
#CAIRSCORE Cairbos Drama Delapan Gol di Old Trafford: United Tiga Kali Unggul, Bournemouth Gagalkan Kemenangan dalam Laga 4-4 …
-
Kylian Mbappe Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru di Real Madrid
-
GOAT Messi, Pemegang Rekor Peraih Tropi Terbanyak
-
Premier League Musim 2024/2025 Segera Dimulai
-
Ballon d'Or 2024 Jatuh ke Tangan Rodri Menyisihkan Vinicius dan Bellingham
-
Gol Martinez di menit ke-112, Antarkan Argentina Menjadi Juara Copa Amerika 2024
-
Paris Saint-Germain Tumbang, Kemenangan Atletico Madrid di Menit-menit Terakhir Membuat PSG Tersingkir Dari 24 Besar
-
Harry Kane Membalas Kritikan Dengan Hat-trick dan Pecahkan Rekor Haaland di Bundesliga
-
Prancis Menyusul Mesir ke Semifinal Sepak Bola Olimpiade Paris 2024
-
Meriam London Menggasak Preston 3-0 Tanpa Balas di Piala Liga Inggris
-
Tottenham Buat Langkah Manchester City terhenti di Babak 16 besar Carabao Cup 2024/2025
-
Mbappe Akhirnya Mencetak Gol dan Membawa Real Madrid Unggul 2-0 Atas Real Betis
-
Ronaldo Mengisyaratkan Tanggal Pensiun, Setelah Mencetak 910 Gol Dalam Karirnya
-
Final Piala Presiden 2024, Arema FC Menantang Borneo FC
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Bali United Bertengger di Puncak Klasemen Liga 1 Setelah Kalahkan Persis Solo 3-0
-
Mbappe Kembali Gagal Eksekusi Penalti, Real Madrid Kalah 1-2 Kontra Bilbao
-
Menang Tipis 1-0 Atas Crystal Palace, Liverpool Bertengger Di Puncak Klasemen Premier League
-
Portugal Menang Tipis 2-1 Atas Kroasia, Ronaldo Capai Rekor 900 Gol
-
Piala Presiden 2024, Arema Kembali Raih Juara
-
Liga 1 Indonesia : Semen Padang Ambruk, Borneo FC Berjaya