Foden Menit Terakhir! Manchester City Lolos dari Bencana, Jinakkan Leeds 3-2 di Etihad
Cairscore – Manchester City melewati malam yang bergejolak dengan kemenangan 3-2 atas Leeds yang terpuruk, berkat gol penentu Phil Foden di menit-menit akhir yang menyelamatkan mereka dari kehilangan poin berharga dalam pacuan gelar. Di Etihad, tim asuhan Pep Guardiola sempat memegang kendali lewat keunggulan dua gol di babak pertama melalui Foden dan Josko Gvardiol, namun Leeds bangkit mengejutkan setelah jeda lewat Dominic Calvert-Lewin dan Lukas Nmecha, sebelum Foden kembali tampil sebagai pahlawan untuk mengunci tiga angka yang mengangkat City ke posisi kedua, empat poin di belakang pemuncak Arsenal yang baru bermain Minggu di kandang Chelsea peringkat ketiga.
Dengan tekanan menggunung menyusul dua kekalahan beruntun — dari Newcastle di liga akhir pekan lalu dan Bayer Leverkusen di Eropa pada Selasa — City membutuhkan start yang menggetarkan, dan mereka mendapatkannya tepat dalam 59 detik. Pergerakan menembus dari Matheus Nunes mengacaukan blok Leeds, bola mengalir ke Foden, dan sepakan jarak dekatnya menghantam bawah mistar sebelum melintasi garis, memecah kebuntuan seawal mungkin dan menyuntikkan rasa percaya diri ke tribun. Dominasi tuan rumah berlanjut, sirkulasi bola rapi memaksa Leeds berlarian mengejar bayang-bayang, dan pada menit ke-25 mereka memperlebar jarak. Sepak pojok yang disambut Nico O’Reilly dengan sundulan mengarah ke tiang jauh disambar Gvardiol di area berbahaya untuk menjadikannya 2-0. Protes sengit mengemuka dari kubu tamu yang menilai Bernardo Silva berdiri offside dan menghalangi pandangan kiper Lucas Perri, tetapi setelah pemeriksaan VAR yang memakan waktu, gol tetap disahkan dan City tampak berada di rel yang tepat untuk menang mudah.
Guardiola, yang memutar skuat secara ekstrem dengan 10 perubahan saat kalah 0-2 di Leverkusen hingga membuatnya geram dan menuding para pemain “tidak berusaha”, mengembalikan tulang punggung tim. Foden, Erling Haaland, Bernardo Silva, dan Gianluigi Donnarumma kembali mengisi susunan starter, menyajikan struktur dan kualitas yang selama ini jadi identitas City. Namun, laga yang tampak stabil berubah jadi thriller begitu paruh kedua dimulai. Daniel Farke memasukkan Calvert-Lewin dan dampaknya instan. Pada menit ke-49, sebuah umpan ceroboh Nunes di area sendiri dipotong Leeds, bola cepat diarahkan ke Calvert-Lewin yang menuntaskannya dengan dingin untuk memperkecil ketertinggalan. Momentum mulai bergeser; Leeds yang sebelumnya pasif menjadi berani menekan, memaksa City beberapa kali panik dalam fase keluar dari tekanan.
Ketegangan memuncak di menit ke-68. Gvardiol terlambat menutup pergerakan Calvert-Lewin dan melanggarnya di kotak terlarang. Nmecha maju sebagai eksekutor, tendangannya ditepis Donnarumma dengan refleks brilian, namun bola muntah jatuh ideal dan sang penyerang tak menyia-nyiakan kesempatan kedua untuk menyamakan kedudukan. Skor 2-2 menyalakan alarm di Etihad; keunggulan dua gol yang menguap membuka kembali wacana tentang awal musim City yang kurang meyakinkan — terburuk dalam lima tahun terakhir dan kedua terburuk di era Guardiola. City mencoba merespon dengan menggulung gelombang serangan. Haaland, yang mengejar gol ke-100 di kasta tertinggi, beberapa kali mendapatkan posisi, tetapi disiplin Leeds di kotak enam belas membuatnya tak leluasa. Guardiola merapikan detail: Bernardo lebih sering masuk ke half-space kanan untuk menghubungkan permainan, sementara Foden diberi kebebasan bergerak antara garis, mencari celah di antarlini yang mulai renggang.
Ketika waktu normal hampir habis dan kekecewaan terasa menggantung, muncul momen yang memisahkan tim besar dari kebanyakan. Di masa injury time, City membangun serangan sabar dari belakang, memancing blok Leeds bergeser, dan bola akhirnya tiba di Foden. Dengan sentuhan pertama yang membersihkan ruang, ia memotong ke dalam, menipu bek yang menutup, lalu melepaskan penyelesaian datar nan presisi yang meluncur ke sudut, tak terjangkau Perri. Etihad meletup, Guardiola menghela napas lega, dan City memastikan tiga poin yang terasa lebih berat dari sekadar angka di papan klasemen.
Kemenangan ini bukan hanya menghentikan tren negatif, tetapi juga menegaskan kembali karakter City dalam merespons tekanan. Mereka memang tak kebal dari kerapuhan — dua kesalahan di fase build-up dan duel bertahan yang terlambat membiarkan Leeds kembali ke pertandingan — tetapi keberanian untuk terus memainkan sepak bola mereka pada saat-saat paling genting mendapatkan ganjarannya. Bagi Leeds, ini adalah kekalahan keenam dalam tujuh laga terakhir, hasil yang semakin menambah tekanan pada Daniel Farke. Meski demikian, perlawanan mereka di babak kedua, terutama setelah masuknya Calvert-Lewin, menunjukkan ada bara yang bisa dihidupkan jika konsistensi dan konsentrasi meningkat.
Dalam konteks persaingan papan atas, kemenangan ini menjaga City tetap dalam jarak pandang dari Arsenal. Empat poin bukan jurang, tetapi menuntut konsistensi tanpa cela, mengingat Arsenal baru akan melawat ke kandang Chelsea yang sedang panas pada Minggu. City akan berharap malam dramatis ini menjadi titik balik, bukan sekadar jeda dari kegagalan.
Di tempat lain, Brentford memetik kemenangan meyakinkan 3-1 atas Burnley di London barat, dengan Igor Thiago menjadi bintang melalui dwigol yang menambah koleksinya menjadi 11 gol liga musim ini. Ketika pertandingan tampak buntu, Dango Ouattara dijatuhkan Axel Tuanzebe pada menit ke-81 dan Thiago mengeksekusi penalti dengan tenang untuk membawa tuan rumah unggul. Empat menit kemudian, Burnley mendapat penalti setelah Michael Kayode melanggar Jaidon Anthony; Zian Flemming menuntaskannya untuk menyamakan kedudukan. Tetapi hanya semenit berselang, Thiago kembali memecah kebuntuan lewat penyelesaian ciamik menuntaskan umpan silang Jordan Henderson. Burnley yang mencoba menekan di sisa waktu justru kembali lengah pada masa tambahan, saat Ouattara menghukum mereka melalui sepakan keras yang memastikan tiga poin bagi The Bees.
Sementara itu, Sunderland merangkak naik ke peringkat keempat setelah membalikkan keadaan dari tertinggal dua gol menjadi menang 3-2 atas Bournemouth di Stadium of Light. The Cherries membuka skor pada menit ketujuh saat tembakan Evanilson menghantam tiang dan Amine Adli menyambar bola muntah. Delapan menit kemudian, Tyler Adams menggandakan keunggulan dengan momen magis: tendangan cungkil dari dalam lingkaran tengah yang melayang melewati Robin Roefs, membuat stadion terdiam. Namun tim promosi musim lalu itu menolak menyerah. Pelanggaran Alex Scott terhadap Reinildo Mandava menghadiahkan penalti yang dieksekusi Enzo Le Fée pada menit ke-30 untuk menipiskan jarak. Tepat setelah jeda, pada menit ke-46, Bertrand Traoré menyamakan skor dengan penyelesaian tenang hasil umpan Granit Xhaka yang membaca ruang di belakang bek. Gelombang kebangkitan dituntaskan pada menit ke-69 ketika Brian Brobbey menyundul silang tajam Le Fée, melengkapi remontada yang memompa optimisme publik tuan rumah.
Akhir pekan ini menyajikan pengingat keras betapa rapuhnya margin di kompetisi papan atas: City nyaris tergelincir sebelum diselamatkan kejeniusan Foden, Leeds menunjukkan bagaimana keberanian bisa mengubah laga meski akhirnya kandas, Brentford memamerkan efektivitas dalam momen krusial, dan Sunderland menulis kisah bangkit yang menggetarkan. Untuk City, misi berikutnya jelas: memangkas jarak dari puncak sembari membersihkan detail-detail kecil yang membuat mereka rentan. Untuk para pesaing, pesan malam ini sederhana: pertarungan baru saja memanas.
-
24 Dec 2025Nigeria Tundukkan Tanzania di Pembuka AFCON Meski Tumpul di Depan Gawang
-
23 Dec 2025Operasi Lutut Sukses, Neymar Bidik Piala Dunia 2026: Misi Comeback Sang Ikon Brasil
-
23 Dec 2025Dua Gol Brilian Morgan Rogers Tumbangkan Man United, Asa Gelar Villa Kian Menyala
-
23 Dec 2025Dembele Pecah Telur, PSG Menggulung Fontenay 4-0: Langkah Mantap ke 32 Besar Piala Prancis
-
23 Dec 2025Gyokeres Pecah Kebuntuan, Arsenal Rayakan Natal di Puncak Usai Tundukkan Everton 1-0
-
19 Dec 2025Dembele dan Bonmati Bertahta di Panggung FIFA 2025: Malam Peneguhan Dominasi Paris dan Barcelona
-
17 Dec 2025Drama Delapan Gol di Old Trafford: United Tiga Kali Unggul, Bournemouth Gagalkan Kemenangan dalam Laga 4-4
-
15 Dec 2025Haaland Brace: City Bungkam Palace 3-0, Perburuan Gelar Kian Memanas
-
15 Dec 2025Salah Kembali, Bikin Asis Penentu! Liverpool Jinakkan Brighton 2-0 di Tengah Badai Spekulasi
-
15 Dec 2025Brace Raphinha Angkat Barca! Menang 2-0 atas Osasuna, Keunggulan Puncak Melebar 7 Poin
HOT NEWS
TRENDING
#CAIRSCORE Cairbos Dua Gol Brilian Morgan Rogers Tumbangkan Man United, Asa Gelar Villa Kian Menyala Cairscore – Aston…
#CAIRSCORE Cairbos Dembele Pecah Telur, PSG Menggulung Fontenay 4-0: Langkah Mantap ke 32 Besar Piala Prancis Cairscore —…
#CAIRSCORE Cairbos Gyokeres Pecah Kebuntuan, Arsenal Rayakan Natal di Puncak Usai Tundukkan Everton 1-0 Cairscore — Arsenal memastikan diri…
#CAIRSCORE Cairbos Dembele dan Bonmati Bertahta di Panggung FIFA 2025: Malam Peneguhan Dominasi Paris dan Barcelona Cairscore –…
#CAIRSCORE Cairbos Drama Delapan Gol di Old Trafford: United Tiga Kali Unggul, Bournemouth Gagalkan Kemenangan dalam Laga 4-4 …
-
Kylian Mbappe Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru di Real Madrid
-
GOAT Messi, Pemegang Rekor Peraih Tropi Terbanyak
-
Premier League Musim 2024/2025 Segera Dimulai
-
Ballon d'Or 2024 Jatuh ke Tangan Rodri Menyisihkan Vinicius dan Bellingham
-
Gol Martinez di menit ke-112, Antarkan Argentina Menjadi Juara Copa Amerika 2024
-
Paris Saint-Germain Tumbang, Kemenangan Atletico Madrid di Menit-menit Terakhir Membuat PSG Tersingkir Dari 24 Besar
-
Harry Kane Membalas Kritikan Dengan Hat-trick dan Pecahkan Rekor Haaland di Bundesliga
-
Prancis Menyusul Mesir ke Semifinal Sepak Bola Olimpiade Paris 2024
-
Meriam London Menggasak Preston 3-0 Tanpa Balas di Piala Liga Inggris
-
Tottenham Buat Langkah Manchester City terhenti di Babak 16 besar Carabao Cup 2024/2025
-
Final Piala Presiden 2024, Arema FC Menantang Borneo FC
-
Mbappe Akhirnya Mencetak Gol dan Membawa Real Madrid Unggul 2-0 Atas Real Betis
-
Ronaldo Mengisyaratkan Tanggal Pensiun, Setelah Mencetak 910 Gol Dalam Karirnya
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Bali United Bertengger di Puncak Klasemen Liga 1 Setelah Kalahkan Persis Solo 3-0
-
Mbappe Kembali Gagal Eksekusi Penalti, Real Madrid Kalah 1-2 Kontra Bilbao
-
Piala Presiden 2024, Arema Kembali Raih Juara
-
Menang Tipis 1-0 Atas Crystal Palace, Liverpool Bertengger Di Puncak Klasemen Premier League
-
Liga 1 Indonesia : Semen Padang Ambruk, Borneo FC Berjaya
-
Portugal Menang Tipis 2-1 Atas Kroasia, Ronaldo Capai Rekor 900 Gol