
UEFA Jatuhkan Sanksi Berat pada PSG atas Kerusuhan Suporter di Final Liga Champions, Termasuk Denda dan Ancaman Larangan Tiket Tandang
Cairscore – Paris Saint-Germain (PSG), klub yang baru saja menorehkan sejarah dengan meraih trofi Liga Champions perdananya, kini harus berhadapan dengan konsekuensi pahit akibat ulah suporternya sendiri. Badan pengatur sepak bola Eropa, UEFA, melalui Komite Kontrol, Etika, dan Disiplin (CEDB), secara resmi mengumumkan pada hari Kamis serangkaian sanksi tegas terhadap klub ibu kota Prancis tersebut. Sanksi ini merupakan respons atas berbagai pelanggaran berat yang dilakukan oleh pendukung PSG dalam suasana euforia usai kemenangan telak mereka atas Inter Milan dengan skor 5-0 di babak final Liga Champions musim lalu, yang digelar di Allianz Arena, Munich, Jerman, pada bulan Mei 2024.
Pertandingan bersejarah yang seharusnya menjadi momen penuh kebanggaan bagi klub dan suporternya itu ternoda oleh insiden kerusuhan yang meluas dan berpotensi membahayakan segera setelah peluit akhir ditiup. Ribuan suporter PSG, yang sebagian besar berasal dari sektor penonton di belakang gawang, meluapkan kegembiraan dengan cara yang melampaui batas. Mereka membanjiri lapangan secara massal dalam invasi yang tak terkendali, mengatasi upaya petugas keamanan yang jelas kewalahan menghadapi gelombang manusia yang begitu besar. Kekacauan di atas lapangan hijau menjadi pemandangan yang kontras dengan prestasi gemilang yang baru saja diraih oleh para pemain.
UEFA, dalam pernyataan resminya, merinci secara spesifik pelanggaran-pelanggaran yang menjadi dasar sanksi terhadap PSG. Pelanggaran utama dan paling berbahaya adalah invasi lapangan oleh suporter secara massal. Selain itu, suporter juga kedapatan melakukan tindakan berbahaya dengan menyalakan kembang api di dalam stadion, melemparkan berbagai benda ke arah lapangan dan tribun yang dapat menyebabkan cedera, melakukan perusakan terhadap properti dan fasilitas stadion Allianz Arena, serta menampilkan pesan atau spanduk yang dinilai tidak pantas. Kombinasi tindakan inilah yang dianggap UEFA telah melanggar regulasi keamanan dan perilaku penonton secara serius.
Akumulasi dari berbagai pelanggaran tersebut berujung pada sanksi finansial yang signifikan. UEFA menjatuhkan denda total sebesar 148.000 Euro (sekitar USD 169.208,40) kepada PSG. Besaran denda ini mencerminkan tingkat keparahan pelanggaran, dengan porsi terbesar secara khusus ditujukan untuk dua pelanggaran paling krusial: invasi lapangan secara massal dan penggunaan kembang api secara ilegal di dalam stadion – keduanya dianggap memiliki potensi bahaya tertinggi bagi keselamatan semua pihak yang hadir.
Namun, sanksi yang mungkin paling ditakuti oleh klub, terutama untuk kompetisi di masa depan, datang bukan hanya dalam bentuk uang. CEDB UEFA juga memutuskan untuk menjatuhkan sanksi larangan penjualan tiket untuk pertandingan tandang PSG dalam satu pertandingan resmi di bawah naungan UEFA. Sanksi larangan tiket tandang ini memiliki implikasi besar, karena akan sangat membatasi jumlah pendukung PSG yang bisa mendampingi tim mereka di laga tandang penting di Eropa, menciptakan atmosfer yang kurang menguntungkan bagi para pemain, dan secara finansial juga berarti kehilangan pendapatan dari penjualan tiket blok pengunjung.
Yang membuat sanksi ini unik dan berfungsi sebagai peringatan keras adalah statusnya yang ditangguhkan (suspended) selama periode dua tahun. Ini berarti larangan penjualan tiket tandang tersebut tidak akan langsung berlaku. Sebaliknya, sanksi ini akan diaktifkan secara otomatis hanya jika dalam rentang waktu dua tahun ke depan (hingga musim 2026/2027), PSG kembali dinyatakan bersalah atas pelanggaran serupa yang melibatkan perilaku buruk suporternya dalam pertandingan resmi UEFA. Jika dalam masa percobaan dua tahun tersebut PSG dapat memastikan bahwa pendukungnya mematuhi peraturan dan tidak terjadi insiden serius berulang, maka ancaman larangan tiket tandang ini akan gugur. Namun, satu pelanggaran baru yang terkait dengan perilaku suporter bisa langsung mengaktifkan hukuman berat ini.
Pengumuman sanksi ini tentu menjadi tamparan bagi manajemen PSG, yang diharuskan untuk mengambil tanggung jawab penuh atas tindakan suporter mereka, meskipun klub berargumen bahwa mereka telah melakukan langkah-langkah keamanan yang memadai. Sanksi ini juga menjadi peringatan keras bagi seluruh klub peserta kompetisi UEFA tentang betapa seriusnya badan tersebut menangani masalah keamanan dan ketertiban di dalam stadion. UEFA secara konsisten menegaskan bahwa keselamatan pemain, ofisial, wasit, penonton, dan integritas acara olahraga adalah prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan, bahkan di tengah perayaan kemenangan yang paling bersejarah sekalipun. PSG kini dituntut untuk melakukan evaluasi mendalam dan menerapkan protokol keamanan yang lebih ketat serta edukasi yang lebih intensif kepada basis suporternya untuk mencegah terulangnya insiden memalukan dan berbahaya seperti ini di masa depan, sekaligus menghindari aktivasinya sanksi larangan tiket tandang yang dapat merugikan performa tim di pentas Eropa.
-
29 Aug 2025Misi Berat Los Blancos di Liga Champions: Dari Bernabéu ke Perbatasan Tiongkok
-
29 Aug 2025Reuni Emosional di Etihad: De Bruyne Kembali Saat Man City Diundi vs Napoli di Liga Champions
-
28 Aug 2025Manchester United Digulung Grimsby Town di Piala Carabao
-
27 Aug 2025Busquets Ragu Lanjutkan Karier di Inter Miami, Masa Depan Bersama Messi Masih Menggantung
-
27 Aug 2025Kejutan di St. James’ Park, Pemuda 16 Tahun Ngumoha Jadi Penentu Kemenangan Liverpool 3-2 atas Newcastle
-
26 Aug 2025Cedera Otot Ringan, Neymar Tak Masuk Skuad Brasil Untuk Kualifikasi
-
25 Aug 2025Liverpool Akan Bertandang ke Markas Newcastle United Diprediksi Bakal Berlangsung
-
25 Aug 2025Giroud Jadi Pahlawan Les Dogues, Penalti Gagal Tak Hilangkan Kemenangan
-
24 Aug 2025Gyokeres Cetak Dua Gol, Arsenal Hajar Leeds 5-0 di Emirates
-
24 Aug 2025Gol Ruiz Bawa PSG Menang Tipis 1-0 atas Angers di Parc des Princes
HOT NEWS
TRENDING
#CAIRSCORE Cairbos Misi Berat Los Blancos di Liga Champions: Dari Bernabéu ke Perbatasan Tiongkok Cairscore — Undian fase grup…
#CAIRSCORE Cairbos Reuni Emosional di Etihad: De Bruyne Kembali Saat Man City Diundi vs Napoli di Liga Champions Cairscore…
#CAIRSCORE Cairbos Daftar Lengkap 36 Klub Liga Champions 2025-26, Draw Grup Digelar di Monako Cairscore — Dengan rampungnya seluruh…
#CAIRSCORE Cairbos Kejutan di St. James’ Park, Pemuda 16 Tahun Ngumoha Jadi Penentu Kemenangan Liverpool 3-2 atas Newcastle Cairscore…
#CAIRSCORE Cairbos Liverpool Akan Bertandang ke Markas Newcastle United Diprediksi Bakal Berlangsung Cairscore – Manajer Liverpool Arne Slot…
-
Premier League Musim 2024/2025 Segera Dimulai
-
Kylian Mbappe Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru di Real Madrid
-
Gol Martinez di menit ke-112, Antarkan Argentina Menjadi Juara Copa Amerika 2024
-
Final Piala Presiden 2024, Arema FC Menantang Borneo FC
-
GOAT Messi, Pemegang Rekor Peraih Tropi Terbanyak
-
Prancis Menyusul Mesir ke Semifinal Sepak Bola Olimpiade Paris 2024
-
Laga Ujicoba, Chelsea Dipermalukan Celtic Dengan Skor 4-1
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Akan Dijamu Arab Saudi
-
Inter Milan Comeback Pada Laga Uji Coba kontra Lugano, Skor Akhir 2-1
-
Juventus Pulang Bawa Tiga Poin dari Markas Verona Dengan Kemenangan 3-0
-
Mbappe Akhirnya Mencetak Gol dan Membawa Real Madrid Unggul 2-0 Atas Real Betis
-
Gol Semata Wayang Jens Raven Antarkan Indonesia Juara Piala AFF U-19 2024
-
Tanpa Cristiano Ronaldo, Al Nassr Dicukur 4-0 Oleh Porto
-
Real Madrid Raih Kemenangan Pertamanya Musim Ini Walau Mbappe Tampil Melempem
-
Portugal Menang Tipis 2-1 Atas Kroasia, Ronaldo Capai Rekor 900 Gol
-
Gol Lamine Yamal dinobatkan Sebagai Gol Terbaik di Piala Eropa 2024
-
Start Meyakinkan Erling Haaland Mengejar Hat-trick Top Score di Liga Inggris
-
Pertandingan 8 Besar Copa America 2024, Argentina dan Brasil Tidak Bertemu di Awal
-
Piala Presiden 2024, Arema Kembali Raih Juara
-
Los Blancos Menyudahi Perlawanan Villarreal 2-0, Kini Tempel Ketat Barcelona