
Timor Leste Tahan Imbang Myanmar dalam Laga Dramatis
Cairscore – Timnas U-23 Myanmar harus puas berbagi angka dengan Timnas U-23 Timor Leste setelah pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Patriot Candrabhaga, Kabupaten Bekasi, berakhir dengan skor 4-4 pada Rabu malam, 16 Juli 2025. Laga pembuka Grup C ASEAN Cup U-23 2025 ini menjadi salah satu pertandingan paling menghibur dan mengejutkan di awal turnamen, tidak hanya karena jumlah gol yang tinggi, tetapi juga karena perjuangan luar biasa dari Timor Leste yang berhasil bangkit meski sempat tertinggal dua gol.
Grup C hanya dihuni oleh tiga kontestan: Myanmar, Timor Leste, dan Thailand. Dengan format ini, setiap laga menjadi penentu penting, karena hanya juara grup dan satu runner-up terbaik dari seluruh grup yang berhak melaju ke babak semifinal. Thailand sendiri belum bermain dan harus menonton laga pembuka yang berlangsung dalam guyuran hujan deras.
Kondisi cuaca turut berpengaruh pada performa permainan kedua tim. Myanmar, yang unggul secara materi pemain dan pengalaman, kesulitan mendominasi di atas lapangan yang licin. Sebaliknya, Timor Leste yang dari awal diprediksi menjadi tim pelengkap grup, mampu memberikan perlawanan sengit dan menunjukkan perkembangan signifikan di level sepak bola usia muda Asia Tenggara.
Myanmar memulai pertandingan dengan penuh percaya diri. Mereka membuka skor pada menit ke-13 melalui sepakan Shine Wanna Aung yang memantul dari kaki bek Timor Leste dan mengecoh penjaga gawang lawan. Gol ini membuat Myanmar lebih percaya diri, meski lapangan yang basah menyulitkan koordinasi dan pergerakan bola.
Setelah gol pertama, permainan sempat stagnan. Myanmar butuh waktu lama untuk menambah keunggulan. Baru pada menit ke-39 mereka memperoleh penalti setelah pelanggaran di kotak terlarang. Zaw Win Thein tampil sebagai eksekutor dan berhasil mengonversi peluang menjadi gol. Skor berubah menjadi 2-0, dan seolah permainan akan berjalan sesuai prediksi awal.
Namun, kelengahan dari barisan belakang Myanmar justru membuat momentum berubah. Pada injury time babak pertama, bek Myanmar melakukan kesalahan fatal dengan lemparan ke dalam yang lemah di wilayah sendiri. Bola berhasil dicuri oleh Zenivio Mota, yang menyelesaikannya dengan cepat dan akurat. Skor menjadi 2-1, dan Timor Leste memasuki ruang ganti dengan optimisme baru.
Memasuki babak kedua, Timor Leste tampil lebih berani. Sepuluh menit setelah jeda, mereka menyamakan kedudukan melalui sundulan Luis Figo yang memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Skor menjadi 2-2, dan situasi di lapangan semakin menegangkan. Myanmar yang sempat unggul dua gol tampak goyah secara mental.
Meski begitu, mereka segera membalas lewat Than Toe Aung yang mencetak gol melalui sundulan tak lama setelah restart. Kemudian pada menit ke-62, Min Maw Oo mencetak gol keempat untuk Myanmar, menempatkan mereka kembali unggul 4-2. Pada titik ini, Myanmar tampak lebih tenang dan mulai mengatur tempo permainan.
Namun, Timor Leste tak menyerah. Vabio Canavaro mencetak gol indah melalui tendangan jarak jauh yang memantul di lapangan licin dan melewati penjaga gawang Myanmar. Skor berubah menjadi 4-3, dan pertandingan kembali terbuka. Dalam 30 menit terakhir, Timor Leste justru mendominasi penguasaan bola dan terus menekan lini belakang Myanmar.
Puncaknya terjadi pada masa injury time, ketika Alexandro Bakhito mencetak gol penyama lewat sontekan jarak dekat yang tak mampu dihalau barisan pertahanan Myanmar. Skor 4-4 menjadi penutup laga yang dramatis dan menghibur, sekaligus menunjukkan bahwa Timor Leste bukan sekadar penggembira di Grup C.
Keberhasilan Timor Leste menyamakan skor dari ketertinggalan dua kali menjadi bukti bahwa mentalitas dan determinasi bisa menandingi perbedaan kualitas teknis. Tim yang berasal dari pot ketiga ini semula dianggap sebagai “lumbung gol” oleh banyak pengamat. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan Timor Leste sebagai tim dengan daya juang tinggi dan strategi yang adaptif.
Di bawah tekanan cuaca dan lawan yang lebih unggul di atas kertas, para pemain Timor Leste tetap mampu menjaga fokus. Mereka tidak hanya bertahan, tetapi mampu melakukan transisi cepat dari bertahan ke menyerang. Gol-gol yang mereka cetak pun tercipta dari berbagai skenario serangan balik, bola mati, kesalahan lawan, dan kreativitas individu.
Myanmar, di sisi lain, harus melakukan evaluasi serius. Meskipun mencetak empat gol dan sempat unggul dua kali, kegagalan menjaga konsistensi permainan dan fokus di menit-menit akhir menunjukkan bahwa mereka belum memiliki kedewasaan taktik dan mental yang dibutuhkan untuk memenangi turnamen. Kesalahan mendasar di lini belakang serta menurunnya intensitas setelah unggul membuat mereka kehilangan dua poin penting di laga pembuka.
Kegagalan menutup pertandingan dengan kemenangan dapat berdampak besar pada peluang mereka di Grup C. Myanmar akan menghadapi Thailand tiga hari setelah laga ini, dan tekanan akan semakin tinggi. Sementara itu, Timor Leste akan berhadapan dengan Thailand lebih dulu pada Sabtu, 19 Juli 2025, dengan modal kepercayaan diri tinggi.
-
29 Aug 2025Misi Berat Los Blancos di Liga Champions: Dari Bernabéu ke Perbatasan Tiongkok
-
29 Aug 2025Reuni Emosional di Etihad: De Bruyne Kembali Saat Man City Diundi vs Napoli di Liga Champions
-
28 Aug 2025Manchester United Digulung Grimsby Town di Piala Carabao
-
27 Aug 2025Busquets Ragu Lanjutkan Karier di Inter Miami, Masa Depan Bersama Messi Masih Menggantung
-
27 Aug 2025Kejutan di St. James’ Park, Pemuda 16 Tahun Ngumoha Jadi Penentu Kemenangan Liverpool 3-2 atas Newcastle
-
26 Aug 2025Cedera Otot Ringan, Neymar Tak Masuk Skuad Brasil Untuk Kualifikasi
-
25 Aug 2025Liverpool Akan Bertandang ke Markas Newcastle United Diprediksi Bakal Berlangsung
-
25 Aug 2025Giroud Jadi Pahlawan Les Dogues, Penalti Gagal Tak Hilangkan Kemenangan
-
24 Aug 2025Gyokeres Cetak Dua Gol, Arsenal Hajar Leeds 5-0 di Emirates
-
24 Aug 2025Gol Ruiz Bawa PSG Menang Tipis 1-0 atas Angers di Parc des Princes
HOT NEWS
TRENDING
#CAIRSCORE Cairbos Misi Berat Los Blancos di Liga Champions: Dari Bernabéu ke Perbatasan Tiongkok Cairscore — Undian fase grup…
#CAIRSCORE Cairbos Reuni Emosional di Etihad: De Bruyne Kembali Saat Man City Diundi vs Napoli di Liga Champions Cairscore…
#CAIRSCORE Cairbos Daftar Lengkap 36 Klub Liga Champions 2025-26, Draw Grup Digelar di Monako Cairscore — Dengan rampungnya seluruh…
#CAIRSCORE Cairbos Kejutan di St. James’ Park, Pemuda 16 Tahun Ngumoha Jadi Penentu Kemenangan Liverpool 3-2 atas Newcastle Cairscore…
#CAIRSCORE Cairbos Liverpool Akan Bertandang ke Markas Newcastle United Diprediksi Bakal Berlangsung Cairscore – Manajer Liverpool Arne Slot…
-
Premier League Musim 2024/2025 Segera Dimulai
-
Kylian Mbappe Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru di Real Madrid
-
Gol Martinez di menit ke-112, Antarkan Argentina Menjadi Juara Copa Amerika 2024
-
Final Piala Presiden 2024, Arema FC Menantang Borneo FC
-
GOAT Messi, Pemegang Rekor Peraih Tropi Terbanyak
-
Prancis Menyusul Mesir ke Semifinal Sepak Bola Olimpiade Paris 2024
-
Laga Ujicoba, Chelsea Dipermalukan Celtic Dengan Skor 4-1
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Akan Dijamu Arab Saudi
-
Inter Milan Comeback Pada Laga Uji Coba kontra Lugano, Skor Akhir 2-1
-
Juventus Pulang Bawa Tiga Poin dari Markas Verona Dengan Kemenangan 3-0
-
Mbappe Akhirnya Mencetak Gol dan Membawa Real Madrid Unggul 2-0 Atas Real Betis
-
Gol Semata Wayang Jens Raven Antarkan Indonesia Juara Piala AFF U-19 2024
-
Tanpa Cristiano Ronaldo, Al Nassr Dicukur 4-0 Oleh Porto
-
Real Madrid Raih Kemenangan Pertamanya Musim Ini Walau Mbappe Tampil Melempem
-
Portugal Menang Tipis 2-1 Atas Kroasia, Ronaldo Capai Rekor 900 Gol
-
Gol Lamine Yamal dinobatkan Sebagai Gol Terbaik di Piala Eropa 2024
-
Start Meyakinkan Erling Haaland Mengejar Hat-trick Top Score di Liga Inggris
-
Pertandingan 8 Besar Copa America 2024, Argentina dan Brasil Tidak Bertemu di Awal
-
Piala Presiden 2024, Arema Kembali Raih Juara
-
Los Blancos Menyudahi Perlawanan Villarreal 2-0, Kini Tempel Ketat Barcelona